Apa Jadinya Thailand Bila Raja Bhumibol Wafat?
Berita Mancanegara - Keadaan paling akhir Raja Thailand Bhumibol Adulyadej (88) sampai sekarang ini belum di ketahui, terkecuali berita paling akhir yang menyebutkan sang raja dalam keadaan tak stabil.
Pihak istana kerajaan serta BBC News menyampaikan kabar, raja yang paling lama bertahta didunia itu dirawat mulai sejak Minggu (9/10/2016) akibat tidak berhasil ginjal.
Sepanjang 10 th. paling akhir, keadaan kesehatan raja yang telah berkuasa mulai sejak 1946 itu selalu alami penurunan. Serta th. ini untuk pertama kalinya dokter memohon Raja Bhumibol " dibebaskan " dari beberapa pekerjaan kenegaraan.
Keadaan ini begitu mencemaskan, terlebih undang-undang Thailand melarang ada gagasan suksesi atau mengulas kesehatan raja dengan cara terbuka.
Pasalnya, keadaan sejenis ini begitu punya potensi untuk menyebabkan kemelut pada militer serta putra Raja Bhumibol, Pangeran Vajiralongkorn serta sang putri, Maha Chakri Sirindorn.
Beberapa pengamat asing serta lokal menilainya kesempatan Pangeran Vajiralongkorn (64) untuk menempati tahta bila Raja Bhumibol mangkat begitu besar.
" Menurut saya, pangeran (Vajiralongkorn) berpeluang besar jadi raja. Saya tidak lihat ada penentangan masalah ini. Junta (militer) telah menyatakan ada di belakang sang pangeran, " kata Kevin Howison, ahli politik Thailand dari Kampus Carolina Utara di Chapel Hill, AS.
Disamping itu, Serhat Unaldi, peneliti Jerman yang menulis buku mengenai kerajaan Thailand memiliki pendapat, posisi Vajiralongkorn sebagai raja di hari esok telah di pastikan.
" Tidak ada alternatif lain terkecuali Vajiralongkorn. Berdasar pada ketentuan suksesi kerajaan, dia yaitu pewaris tahta yang sah, " kata pengarang buku Working Towards the Monarchy : The Politics of Space in Downtown Bangkok itu.
Bagaimana dengan militer?
Militer Thailand yaitu satu diantara angkatan bersenjata yang paling " hoby " lakukan kudeta.
Mulai sejak system monarki absolut dihapus pada 1932, militer telah lakukan 19 kali kudeta dengan 12 salah satunya selesai berhasil.
Dengan cara tehnis system monarki absolut telah mati di Thailand, namun referendum yang di gelar pada Agustus lantas dengan cara resmi menguatkan posisi militer dalam pemerintahan.
PM Prayut Chan-O-Cha, jenderal angkatan darat yang memimpin kudeta pada 2014 sesudah pemerintahan Yingluck Shinawatra tidak berhasil hadapi tuduhan korupsi.
Kudeta itu, dengan cara praktis merubah system pemerintahan Thailand serta sekarang ini negeri itu tidak mempunyai parlemen permanen dan belum merencanakan mengadakan pemilu sampai th. depan.
Sebagai ubah parlemen, junta militer membuat Tubuh Legislatif Nasional yang mempunyai 220 anggota.
Walau cuma berbentuk non-permanen tubuh legislatif ini mempunyai dampak cukup besar, umpamanya membuat konstitusi sesaat.
Didalam konstitusi disamping itu tercatat kalau perdana menteri ditunjuk raja walau mesti lewat resolusi dari tubuh legislatif.
Ketentuan berikut yang bikin Jenderal Prayut Chan-O-Cha, yang sekarang ini jadi perdana menteri, begitu mempunyai urusan pada sosok pengganti Raja Bhumibol nantinya.
Militer serta pengganti raja
Rakyat Thailand begitu lumrah bila mencemaskan hari esok kerajaan, terlebih militer yaitu kemampuan paling punya pengaruh didalam politik negeri itu.
Sampai kini, keluarga kerajaan Thailand dapat menjaga kekuasaan serta legitimasi dengan " mensupport " kudeta militer pada pemerintahan yang diambil rakyat.
Selama hidup kekuasaannya, Raja Bhumibol telah melihat 17 kali kudeta militer, termasuk juga pada PM Thaksin Shinawatra pada 2006 serta PM Yingluck Shinawatra pada 2014.
Banyak kelompok cemas, bila Pangean Vajiralongkorn kuasai tahta jadi system politik Thailand yang rapuh bakal makin tak stabil.
Walau Vajiralongkorn yaitu putra hanya satu Raja Bhumibol serta Ratu Sirikit, sosoknya begitu tidak sama dengan sang bapak yang begitu dihormati serta di cintai rakyat Thailand.
Beberapa diplomat, seperti diambil The Economist, menyebutkan sang pangeran sebagai sosok yang tidak dapat diperkirakan serta mempunyai kehidupan pribadi yang eksentrik.
Tidak seperti ayahnya yang mempraktikkan monogami, Vajiralongkorn menikah dengan istri ketiganya pada 2001. Beragam video serta photo kehidupan eksentrik sang pangeran sering mengedar didunia maya.
Tidak cuma style hidupnya yang eksentrik, sang pangeran di kenal dekat dengan Thaksin Shinawatra serta hal semacam ini dapat menyebabkan permasalahan di masa datang.
Thaksin yang dikudeta pada 2006, disangka memberi duit dalam jumlah besar pada sang pangeran. Thaksin saat ini tinggal di Dubai namun masihlah sering terkait dengan sang pangeran.
Krisis politik baru
Hal yang paling di kuatirkan bila Raja Bhumibol wafat dunia yaitu kembalinya Thailand kedalam krisis politik.
" Keadaan kesehatan sang raja menyebabkan ketidakpastian baru pada kondisi yang sangatlah susah diperkirakan, " kata ekonom dari Capitar Economics, Krystal Tan serta Gareth Leather.
Dalam 10 th. paling akhir, militer sudah 2 x lakukan kudeta. Serta di waktu itu, Raja Bhumibol memainkan fungsi sebagai penjaga keseimbangan kemampuan di dalam kondisi politik Thailand yang rapuh.
Tan serta Leather berargumen kemelut mungkin berlangsung bila sang raja wafat dunia. Pasalnya, bila keadaan politik Thailand memanas jadi keadaan itu dapat mengganggu ekonomi Thailand yang mulai lebih baik pasca-kudeta pada 2014.
Di segi lain, rivalitas pada pendukung Thaksin (kaus merah) serta pendukung monarki yang menentang Thaksin (kaus kuning), akan terselip diantara gosip suksesi.
Beberapa besar anggota grup kaus kuning, seperti ditulis The Diplomat, tidak suka pada sang putra mahkota. Grup pendukung monarki ini lebih mensupport bila Putri Maha Chakri Sirindorn yang naik tahta.
Kondisi dapat jadi tambah rumit bila junta militer yang berkuasa serta makin kuat pasca-referendum, mengambil peluang waktu raja wafat dunia dengan dalih melindungi kestabilan.
Langkah yang di ambil ini termasuk juga waktu Dewan Penasihat menggerakkan mandatnya untuk meletakkan pemimpinnya, Prem Tinlasunonda, sebagai kepala negara sesaat pasca-kematian raja.
Dasarnya, keadaan Thailand bila Raja Bhumibol mangkat belum bisa diperkirakan. Terlebih untuk rakyat Thailand, Raja Bhumibol yaitu hanya satu kepala negara yang mereka kenal sepanjang 70 th. paling akhir.

No comments